Membuat Aplikasi Pulsa Handphone Menggunakan Java Netbeans

Lama ni tidak mengupas tentang pemrograman java, berhubung kemaren ada soal untuk responsi dan banyak yang bingung gimana mengimplementasikannua ke dalam sebuah program jadi kali ini saya ingin berbagi. Soalnya seperti ini :

"Buatlah algoritma (dengan flowchart, pseudocode atau bahasa Indonesia) dan implementasikan dalam program sesuai kasus berikut :
Arif menelepon Anton dengan operator “X”. Apabila Tarif pulsa operator “X”  Rp.20,- /detik untuk 100 detik pertama dan untuk detik selanjutnya dihitung Rp.1,-/detik  maka hitunglah berapa pulsa yang terpakai oleh Arif."

Dari sini maka yang pertama kita buat algoritmanya dulu :
  • Inputkan dan Catat Waktu Awal Telp, Simpan dalam Variabel J1 , M1, D1
  • Inputkan Waktu Terakhir Telp , Simpan ke dalam variabel J2, M2, D2 
  • Konversi Waktu awal telp dan waktu akhir telp dalam detik simpan dalam waktu 1 dan waktu 2
  • Kurangkan waktu 2 dengan waktu 1 simpan ke dalam variabel selisih
  • Jika selisih < 101 detik maka (untuk menghitung jml biaya yang terpakai) variabel biaya = Rp. 20 * selisih jika tidak hitung biaya = (100 detik * Rp. 20) +((selisih - 100)*Rp.1)
  • Cetak waktu awal J1 , M1, D1 
  • Cetak waktu akhir J2, M2, D2
  • Cetak lama telepon (variabel selisih)
  • Cetak Biaya telepon (Variabel biaya)
Setelah mengetahui Algoritmanya mari kita implementasikan dalam program, simpan dalam Telepon.java.

import java.util.Scanner;
public class Telepon
{
    public static void main(String args[])
    {
        Scanner masuk = new Scanner(System.in);
        int J1,M1,D1;
        int J2,M2,D2;
        System.out.println("Waktu Awal");
        System.out.print("Masukkan Jam: ");J1= masuk.nextInt();
        System.out.print("Masukkan Menit: ");M1= masuk.nextInt();
        System.out.print("Masukkan Detik: ");D1= masuk.nextInt();
        System.out.println("Waktu Akhir");
        System.out.print("Masukkan Jam: ");J2= masuk.nextInt();
        System.out.print("Masukkan Menit: ");M2= masuk.nextInt();
        System.out.print("Masukkan Detik: ");D2= masuk.nextInt();
        int waktu1, waktu2,selisih,biaya;
        waktu1=3600*J1+(60*M1)+D1;
        waktu2=3600*J2+(60*M2)+D2;
        selisih=waktu2-waktu1;
        if (selisih<101)
        {
            biaya = 20*selisih;
        }
        else
        {
            biaya =(100*20)+((selisih-100)*1);
        }
        System.out.println("Waktu Awal Telp  : "+J1+":"+M1+":"+J1);
        System.out.println("Waktu Akhir Telp : "+J2+":"+M2+":"+J2);
        System.out.println("Lama Telepon     : "+selisih+" detik");
        System.out.println("Biaya Yang dihabiskan? "+biaya+" rupiah");
    }
}

Selesai deh,..selamat mencoba ya sobat, semoga sedikit Ilmu ini bermanfaat.

Membuat Form Input Data Dengan Java Netbeans

Pekerjaan membuat sotware atau aplikasi memang susah susah gampang. susah kalau tidak mengerti kode atau scriptnya dan gampang apabila menguasai logic dalam suatu aplikasi tentunya akan ada form input data untuk memasukkan data kedalam database. Form input data terdiri dari perintah simpan, edit/update, hapus dan batal.

simak tutorial bagaimana cara mudah membuat form input data menggunakan java netbeans dibawah ini:
1. Cara Membuat Koneksi java ke database mysql
2. Cara Membuat Form Entry Data

Koneksi Java Netbeans Dengan Database MySql

Mungkin masih banyak yang belum mengerti bagaimana cara membuat koneksi java ke mysql. Sebenarnya menghubungkan database mysql ke aplikasi java yang akan kita buat tidaklah rumit. coba deh lihat tutorial berikut ini yang menjelaskan tentang cara membuat kode koneksi java ke database mysql

Caranya:
1. Buat Project baru
2. dalam “package” Source Packages buatlah kelas baru bernama “DB”
3. Lalu copy script berikut

import java.sql.*;
import java.sql.DriverManager;
import java.util.logging.Level;
import java.util.logging.Logger;
import java.sql.*;
import java.sql.DriverManager;
public class DB {
//Untuk koneksi ke MySQL
private String userid = “root”;
private String password = “”;
//silahkan digant url-nya, tapi tergantung nama databasenya
//formatnya: “jdbc:tipeDatabase://server:port/namaDatabase”
String url = “jdbc:mysql://localhost:3306/mahasiswadb”;
public Connection con;
// constructor
public DB(){
getConnection();
}
public Connection getConnection(){
try {
Class.forName(“com.mysql.jdbc.Driver”);
}
catch (java.lang.ClassNotFoundException e){
System.err.print(“Koneksi dengan Datagase gagal: “);
System.err.println(e.getException());
}
try {
con = DriverManager.getConnection(url, userid,password);
System.out.print(“Nyambung”);
}catch(SQLException e) {
System.err.println(“ID dan Password Anda gagal ” + e.getMessage());
}
return con;
}
public static void main(String[] args){
new DB();
}
}

4. Coba test (di-build lalu di-run)

5. Jika muncul pernyataan seperti berikut ini:
Koneksi dengan Datagase gagal: null
ID dan Password Anda gagal No suitable driver found for jdbc:mysql://localhost:3306/mahasiswadb

Artinya program kita belum bisa terhubung dengan database. Kenapa? Karena dalam Library, kita belum memberikan library “MySQL JDBC Driver” yang berfungsi untuk menjembatani program kita dengan MySQL.

6. Silahkan Klik kanan pada “Libraries” lalu pilih “Add library”

Add Library
Add Library

6. Dari pilihan “Global Library” pilih “MySQL JDBC Driver” dan Add library.
MySQL Driver
MySQL Driver

7. Coba “build” lagi source code tersebut. Seharusnya sudah connect dan muncul keterangan “NyambungBUILD SUCCESSFUL (total time: 0 seconds)”

8. Jika masih belum nyambung, coba cek kembali apakah MySQL dalam XAMPP sudah berjalan/run? apakah nama database-nya benar? apakah ID dan password MySQL-nya benar?

Tutorial Pemprograman Java Lengkap

Disini kamu bisa menemukan tutorial lengkap mengenai bahasa pemprograman java. baik menggunakan  IDE netbeans ataupun Eclipse.

Type Pemprograman Java yang dibahas pada blog ini meliputi
1. JavaSE - untuk pemprograman java desktop
2. JavaME - untuk pemprograman java pada hp / mobile
3. JavaEE - untuk pemprograman java berbasis web
4. Android - untuk pemprograman java pada platform android mobile

Silahkan telusuri artikel java yang ingin anda butuhkan di blog ini

Contoh Lengkap Program Array Pada Java

Array adalah sekelompok data sejenis yang disimpan ke dalam variabel dengan nama yang sama, dengan memberi indeks pada variabel untuk membedakan antara yang satu dengan yang lain.

VARIABEL ARRAY
nama_variabel[indeks]

ketentuan nama variabel arrray sama dengan nama variabel biasa.
indeks menunjukkan nomor dari variabel .

DEKLARASI VARIABEL ARRAY

BU : tipe nama_variabel[indeks];

Contoh : float bil[10];
deklarasi variabel array dengan nama bil yang akan menampung 10 data yang bertipe float. Indeks 10 menunjukkan variabel bil terdiri dari 10 elemen, dimana setiap elemen akan menampung sebuah data.

Indeks array dimulai dari nol(0) , sedang nomor elemen biasanya dimulai dari satu(1). Nomor elemen dapat dibuat sama dengan nomor indeks untuk mempermudah pembuatan program yaitu dengan memberi indeks satu lebih banyak dari jumlah data yang dibutuhkan, sehingga menjadi :
float bil[11]

INISIALISASI ARRAY 1 DIMENSI
Inisialisasi dapat dilakukan bersama dengan deklarasi atau tersendiri. Inisialisasi suatu array adalah dengan meletakkan elemen array di antara tanda kurung kurawal {}, antara elemen yang satu dengan lainnya dipisahkan koma.
int bil[2] = {4,1,8}

bil[0] = 4
bil[1] = 1
bil[2] = 8

AUTOMATIC ARRAY adalah Inisialisasi array dilakukan di dalam fungsi tertentu. Hanya compiler C yang berstandar ANSI C yang dapat menginisialisasikan automatic array.
Cara menginisialisasikan array dari compiler yg tidak mengikuti standar ANSI C:
1. Diinisialisasikan di luar fungsi sebagai variabel GLOBAL/EXTERNAL ARRAY.
int bil[2]={0,0,0};
main()

2. Diinisialisasikan didlm fungsi sebagai variabel LOKAL/STATIC ARRAY.
main()
{
static int bil[2]={0,0,0};
.........

Pada automatic array yang tidak diinisialisasikan , elemen array akan memiliki nilai yang tidak beraturan. Bila global & static array tidak diinisialisasi maka semua elemen array secara otomatis akan diberi nilai nol(0).

Contoh :
main()
{
int y;
int hitung=0;
int x[0];
for(y=0;y<5;y++)
{
hitung+=y;
x[y]=hitung;
printf("%3d - %3d\n",y,x[y]);
}
}

OUTPUT:
0- 0
1- 1
2- 3
3- 6
4- 10

MENDEFINISIKAN JUMLAH ELEMEN ARRAY DALAM VARIABEL
Besarnya variabel indeks dapat ditentukan dengan menggunakan
preprocessor directives #define
#define N 40
main()
{
int no[N],gaji[N],gol[N],status[N],juman[N];

Bila besari indeks akan diubah menjadi 50, cukup diganti dengan
#define N 50

ARRAY 2 DIMENSI
nama_variabel [indeks1][indeks2]

indeks1 : jumlah/nomor baris
indeks2 : jumlah/nomor kolom
Jumlah elemen yang dimiliki array 2 dimensi dapat ditentukan dari hasil perkalian indeks1 * indeks2

misal : array A[2][3] akan memiliki 2*3 = 6 elemen.

main()
{
float bil [5] [5]
.......

dapat dituliskan dengan #define
#define N 5
main()
{
float bil [N] [N]
.......

INISIALISASI ARRAY 2 DIMENSI
main()
{
float bil[2] [3] =
{ { 1,2,3}, /*baris 0*/
{ 4,5,6}, /*baris 1*/
}

elemen bil [0] [0] = 1
elemen bil [0] [1] = 2
elemen bil [0] [2] = 3
elemen bil [1] [0] = 4
elemen bil [1] [1] = 5
elemen bil [1] [2] = 6

Contoh :
main()
{
int x[3][5];
int y,z;
int hitung=0;
for(y=0;y<3;y++)


{
printf("y = %d\n",y);
for(z=0;z<5;z++)
{
hitung+=z;
x[y][z] = hitung;
printf("%/t%3d - %3d\n",z,x[y][z]);
}
}
}

OUTPUT:
y = 0
0- 0
1- 1
2- 2
3- 6
4- 10
y = 1
0- 10
1- 11
2- 13
3- 16
4- 20
y = 2
0- 20
1- 21
2- 23
3- 26
4- 30

STRING dan ARRAY
1. Pada string terdapat karakter null(\0) di akhir string
2. String sudah pasti array, array belum tentu string

CONTOH - CONTOH :
1. array dengan pengisian input melalui keyboard
baca_input()
{
float nilai[10];
for(i=0;i<10;i++)
scanf("%d",&nilai[i]);
}

2. Fungsi yang mencetak isi array dari akhir ke awal
cetak_array()
{
float nilai[10];
for(i=9;i>=0;i--)
scanf("%3f",nilai[i]);
}
3. Menghitung rata - rata isi array nilai
rata_rata()
{
float nilai[10],jum*rata;
for(i=0,jum=0;i<=9;i++)
jum+=nilai[i];
rata=jum/i;
}

4. Mencari nilai terbesar
besar()
float temp,nilai[10];
{
for(temp=nilai[0],i=1;i<=9;i++)
if(nilai[i] > temp)
temp=nilai[i];
}
return(temp)

Java, Cara Menghapus File

Berikut cara untuk menghapus file :



Coba jalankan, maka file akan terhapus

Java, Mengetahui Ukuran Suatu File

Jika kamu ingin mengetahui ukuran file dalam byte, berikut caranya :



Nah, coba jalankan programnya, outputnya :
Ukuran file : 0 Bytes, karena filenya baru dibuat, sehingga belum ada isi
Sekarang kita isi filenya dengan teks :



nah, sekarang coba compile lagi, ukurannya sudah bertambah :

Membuat Folder Menggunakan Aplikasi Java

sekarang kita akan mempelajari cara membuat folder di Java :
1. Buka eclipse, siapkan project nya
2. Membuat folder pada Java tidaklah sulit, berikut caranya :



Fungsi “mkdir()” berguna untuk membuat direktori/folder pada lokasi file java, sekarang coba jalankan program dan cek lokasinya :



Maka foldernya akan muncul :)
Kita dapat menyelipkan codingan tadi ke dalam fungsi sehingga fungsi tersebut bisa kita taruh di try-catch saat folder tidak ketemu
==========================================================================

Bagusan Mana Netbeans atau Eclipse. Ini Jawabannya

Di akhir2 masa kuliah ini sebenernya pengen banget mempelajari macem-macem..tapi karena waktu dan tenaga terbatas terpaksa kudu menentukan pilihan. Diantara pilihan Java, .NET, C++, aku coba2 mulai mempelajari Java lebih lanjut, di sela2 ngerjain skripsi.. (mudah2an gak angin2an..bosenan sih, :-p huehe).. Alasan milih java polos aja.. pengen bisa bikin aplikasi bwat hp.. :-)

Sebenarnya ini bukan pertama kalinya aku menyentuh java.. Saat kuliah OOP di kampus bahasa pengantarnya juga java. Cuman sekedar tau kulitnya aja..

Nah bahasa udah ditentukan, selanjutnya adalah memilih IDE (integrated development environment).. kalo nulis di notepad ya jelas ogah.. Dulu pas kuliah aku pake editor java bernama Gel. bagus.. tapi sekarang butuh fasilitas lebih yang lebih memanjakan.. dan tentunya gratis atu open-source :-) 

Nah yang bikin tambah bingung nentuin pilihan, aku baru tau kalo ternyata urusan IDE di Java ini ada dua kubu gede.. yaitu Eclipse vs NetBeans.. yang masing2 pemakainya terlihat sangat fanatik pula..

Eclipse terasa lebih cepat dan enteng ketimbang Netbeans.. (Netbeans menuntut RAM setidaknya 512 MB!).. tapi dari sisi tampilan, aku lebih suka Netbeans yang menurutku lebih simple..

Kedua IDE ini sama2 berupa aplikasi Java yang dijalankan dengan JRE. Perbedaan yang mendasar adalah: Eclipse memakai SWT toolkit untuk membangun GUI nya, sedangkan NetBeans memakai Swing.. Bicara antara Eclipse dan netBeans tidak bisa dipisahkan dari perdebatan topik SWT vs swing, mengingatkan pada GNOME dan KDE yang lekat dengan GTK+ vs Qt :-).

SWT dan swing adalah widget toolkit (pustaka pembangun GUI/tampilan), yang dibikin dengan konsep yang berbeda, oleh pihak yang berbeda..

Swing menggambar elemen GUI menggunakan pustaka grafis milik java. Artinya button, textbox, listbox, dan komponen lainnya adalah dirender oleh java meniru semirip2 nya tampilan GUI milik sistem operasi.. Ini berbeda dengan implementasi SWT yang memang benar2 mengakses GUI aseli milik sistem operasi.
Dari penjelasan singkat diatas, SWT terlihat lebih cepat (karena memanfaatkan native GUI), sedangkan swing walaupun lebih portable karena murni java, membutuhkan waktu tersendiri untuk menggambar simulasi GUI..

Untuk mana yang lebih cepat, ternyata masih menjadi perdebatan tersendiri.. apakah SWT memang lebih cepat dari swing? apakah dalam hal tertentu swing lebih cepat daripada SWT.. atau sebaliknya, Yang jelas terasa saat aku mencoba menjalankan Eclipse 3.2 dan NetBeans 5.5.1.. Di Windows, Eclipse terasa lebih responsif..

teknologinya terus berkembang.. mudah2an NetBeans berikutnya semakin kencang.. :-D
Sebenarnya aku lebih condong ke Eclipse, mengapa? karena selain kenceng saat dicoba, Eclipse adalah IDE universal.. Dari definisi di Wikipedia, tertulis Eclipse is an open-source software framework written primarily in Java. In its default form it is a Java IDE.. Karena pada distribusi standarnya, Eclipse menyertakan JDT (Java Development Tools) dan kompiler Java.. terdapat macem2 plug-in untuk pengembangan lainnya mulai dari C/C++,PHP, Ruby, sampe ActionScript..

Nah kebetulan aku suka berurusan ama PHP dan ActionScript.. akan menyenangkan banget kalo semuanya bisa dikembangkan dalam 1 IDE .(^_^)/ tak perlu pindah2 program, editing di lingkungan yang sama, shortcut yang seragam, dan hal2 manis lain2..

Yang aku suka lagi, Eclipse ini adalah program portable, gak perlu diinstall.. gak mengotori sistem..bisa ditaruh dimana aja..bisa dipindah2..

Kelihatannya bisa segera menggantikan PHPEdit ama SE|PY yang selama ini aku pake..
Untuk development PHP, bisa install plug-in eclipse bernama PHPEclipse atau PDT.. Yang kedua keliatannya lebih menjanjikan..

Untuk development flash-actionscript, bisa menginstall plug-in ASDT.. Dalam hal ini, ada istilah yang namanya FAME, yaitu lingkungan pengembangan aplikasi Flash tanpa perlu Flash IDE sama sekali.. dan free.. FAME kepanjangan dari Flashout, ASDT, MTASC dan Eclipse.. jika ditambah Swfmill menjadi FAMES..

Silakan kunjungi link berikut untuk mengetahui cara membuat flash secara open source tanpa perlu Adobe Flash sama sekali .(^_^). Dikompile menggunakan MTASC (ActionScript kompiler yang gratis)..
Wah jadi melenceng mbahas Flash deh..

Kembali ke Eclipse untuk Java.. Jika mendownload dari situsnya, kita mendapatkan Eclipse masih polos..maka kita perlu nambah plug-in sesuai kebutuhan.. Misalnya untuk pengembangan J2ME, butuh plug-in EclipseME.. Untuk editing visual kayak Delphi, butuh plugin Visual Editor (VE).. Oiya gak semua plug-in gratisan..

Nah hal2 diatas bikin rada repot..

Akhirnya beralih ke NetBeans.. Kebetulan pernah pesen CD gratisnya dan dapet NetBeans 5.5.1 plus Mobility Pack nya (untuk develop aplikasi mobile)..

Pake NetBeans, semua kebutuhanku udah tersedia.. Tinggal install dapet semua deh, dengan mobility pack, gak perlu download+install Wireless Toolkit..

Karena alasan2 itu akhirnya pake NetBeans, sesuai tujuan semula, yaitu belajar J2ME. Di NetBeans, udah ada visual editor untuk bikin aplikasi ponsel.. wuiks.. tapi karena aku mulainya banyak berkutat di kelas Canvas, maka fasilitas canggih ini belum kepake..

Ok selamat belajar .(^_^)/

Error Pada Java - Exception Handling

Java, yang sekarang ini kita kenal sebagai salah satu bahasa pemprograman yang berkembang dengan pesat, mempunyai banyak kelebihan yang harus dimamfaatkan oleh seorang programer. Salah satu kelebihan java adalah mempunyai kemampuan untuk menangani masalah pada saat proses.
Masalah yang dimaksud disini adalah yang sering kita kenal dengan ERROR atau Exception. Sedangkan penanganan yang akan diberikan oleh Java dinamakan dengan Exception Handling.

 Sebenarnya dalam pemprograman, dikenal tiga buah Error, yaitu Syntak Error (error yang terjadi saat kompilasi), Run Time Error (error yang muncul saat program diexsekusi) dan Logic Error (Error yang muncul ketika output yang muncul tidak sesuai dengan yang diharapkan).


Sebenarnya, tujuan adanya Exception adalah sebagai sarana untuk melaporkan jenis kondisi kesalahan saat program dijalankan, dan mengendalikanya agar run time error tersebut tidak mengakibatkan exsekusi dihentikan (statement setelahnya tetap diexsekusi).

Dalam Java, exception merupakan obyek dari subkelas yang diturunkan dari kelas Throwable. Kelas Throwable ini terdapat dalam package java.lang.obyek.

 Jenis Error yang dapat dimasukan kedalam kelompok error Exception merupakan jenis error yang masih dapat dimanipulasi dengan menyisipkan statement penyebab dan jenisnya. Ada kelompok Runtime Exception yang diperiksa oleh interpreter, apakah akan ditangani atau dilempar, namun ada pula Exception yang tidak ditangani oleh interpreter.

 Disamping itu programer diperbolehkan juga membuat exception sendiri dengan cara extends atau implements dari kelas Exception.

Ok sekian dulu ya postingnya, masalah penanganan Exception yang lebih mendalam akan dijelaskan pada posting selanjutnya.

Java, Error Menjalankan / Membuka Laporan IReport

net.sf.jasperreports.engine.JRRuntimeException: Unknown hyperlink target 0. Kenapa ya?

Kronologisnya begini : Pada saat saya sedang memodifikasi laporan.jrxml, tanpa sadar saya membukannya dengan menggunakan iReport 3.7.6 dan pada saat di run di environment webapps kok error. Setelah cek sana cek sini, ternyata environment yg saya gunakan adalah versi 3.6.0. Saya pun beralih menggunakan iReport 3.6.0 dan mulai membuka kembali laporan.jrxml. Setelah di edit, dicompile semuanya beres, tetapi pada saat di preview ditemukan error net.sf.jasperreports.engine.JRRuntimeException: Unknown hyperlink target 0. 

Solusinya : Hapus semua file *.jasper yang pernah anda edit dengan menggunakan 3.7.6, lalu compile ulang dengan menggunakan versi 3.6.0 dan coba lakukan preview.
Berhasil!!! Gimana dengan anda ?

Terima kasih.

Cara Mengatasi Aplikasi Java Error Saat Pindah Komputer

Mungkin banyak teman-teman yang sudah tidak asing lagi bagaimana caranya menambahkan suatu library kedalam IDE NetBeans, yups caranya sih sangat mudah yaitu tinggal klik kanan node Library di Project Inspector kemudian pilih Add JAR/Folder seperti gambar dibawah ini:

AddLibrary



Sebenarnya sih tidak ada yang salah dengan cara seperti diatas, tetapi akan bermasalah kalau kita sering membagikan contoh project atau prototype project kita ke teman-teman yang lain atau misalkan secara tidak sengaja seluruh folder project tersebut ikut ter-commit ke repository :D Nah efek samping dari cara diatas yaitu :
  1. Jika teman kita tidak menginstal NetBeans tetapi hanya menginstal apache-ant saja, project yang kita berikan tidak mungkin langsung berhasil dijalankan karena ada beberapa library yang dibutuhkan tidak diketemukan didalam classpath.
  2. Ketika teman kita membuka contoh project yang kita berikan dari IDE NetBeans, bisa dipastikan NetBeans pasti mengeluarkan Warning Message yang menandakan bahwa ada beberapa library yang tidak diketemukan. Dan solusinya kita harus me-Resolve Reference Problem permasalahan tersebut dengan cara seperti gambar dibawah ini ( Apakah teman-teman pernah mengalami kasus seperti ini ? Saya pernah mengalaminya malu ) : ResolveReferenceProblem

Agar NetBeans tidak mengeluarkan pesan seperti diatas ketika kita memberikan contoh project atau prototype project kita ke seorang teman, ada 1 file yang perlu kita edit dahulu supaya library yang akan digunakan di project kita menjadi lebih portable. File tersebut yaitu private.properties yang terdapat di dalam folder NamaProject/nbproject/private seperti gambar dibawah ini:

privateprop



Sudah tahu dimana letak permasalahannya ?? Yups NetBeans membuat full path pada file private.properties ke library yang kita gunakan yang dapat kita lihat pada baris 1 dan 2 seperti dibawah ini:

1
2
3
4
file.reference.ibatis-dao-2.jar=/home/anton/NBPortableClasspath/lib/ibatis-dao-2.jar
file.reference.ibatis-sqlmap-2.jar=/home/anton/NBPortableClasspath/lib/ibatis-sqlmap-2.jar
jaxws.endorsed.dir=/opt/netbeans-6.0.1/java1/modules/ext/jaxws21/api
user.properties.file=/home/javamaniac/.netbeans/6.0/build.properties

Agar project kita dapat berjalan mulus di komputer teman kita yang hanya menginstal apache-ant maupun NetBeans, edit saja file private.properties diatas menjadi seperti berikut :

1
2
3
4
file.reference.ibatis-dao-2.jar=lib/ibatis-dao-2.jar
file.reference.ibatis-sqlmap-2.jar=lib/ibatis-sqlmap-2.jar
jaxws.endorsed.dir=/opt/netbeans-6.0.1/java1/modules/ext/jaxws21/api
user.properties.file=/home/javamaniac/.netbeans/6.0/build.properties
 
Setelah selesai melakukan pengeditan pada file private.properties, sekarang cobalah untuk melakukan proses build dari NetBeans. Jika tidak ada pesan error yang muncul, sekarang mari kita coba kopikan folder project diatas ke komputer lain yang berbeda sistem operasinya dan di komputer tersebut hanya terinstal JDK plus apache-ant saja. Dan dibawah ini adalah hasilnya :

Ini output di Windows setelah kita melakukan pengeditan diatas :
 
D:/NBPortableClasspath>type D:/NBPortableClasspath/nbproject/private/private.properties
file.reference.ibatis-dao-2.jar=lib/ibatis-dao-2.jar
file.reference.ibatis-sqlmap-2.jar=lib/ibatis-sqlmap-2.jar
jaxws.endorsed.dir=/opt/netbeans-6.0.1/java1/modules/ext/jaxws21/api
user.properties.file=/home/javamaniac/.netbeans/6.0/build.properties

D:/NBPortableClasspath>ant -p
Buildfile: build.xml
Builds, tests, and runs the project NBPortableClasspath.
Main targets:

 clean        Clean build products.
 compile      Compile project.
 debug        Debug project in IDE.
 default      Build and test whole project.
 jar          Build JAR.
 javadoc      Build Javadoc.
 run          Run a main class.
 test         Run unit tests.
 test-single  Run single unit test.
Default target: default
D:/NBPortableClasspath>ant clean run
Buildfile: build.xml

-pre-pre-compile:
    [mkdir] Created dir: D:/NBPortableClasspath/build/classes

-do-compile:
    [javac] Compiling 3 source files to D:/NBPortableClasspath/build/classes

compile:

run:

BUILD SUCCESSFUL
Total time: 4 seconds
D:/NBPortableClasspath>
Dan dibawah ini output kalau kita tidak mengedit file private.properties :
D:/NBPortableClasspath>type D:/NBPortableClasspath/nbproject/private/private.properties
file.reference.ibatis-dao-2.jar=/home/anton/NBPortableClasspath/lib/ibatis-dao-2.jar
file.reference.ibatis-sqlmap-2.jar=/home/anton/NBPortableClasspath/lib/ibatis-sqlmap-2.jar
jaxws.endorsed.dir=/opt/netbeans-6.0.1/java1/modules/ext/jaxws21/api
user.properties.file=/home/javamaniac/.netbeans/6.0/build.properties
D:/NBPortableClasspath>ant -p
Buildfile: build.xml
Builds, tests, and runs the project NBPortableClasspath.
Main targets:

 clean        Clean build products.
 compile      Compile project.
 debug        Debug project in IDE.
 default      Build and test whole project.
 jar          Build JAR.
 javadoc      Build Javadoc.
 run          Run a main class.
 test         Run unit tests.
 test-single  Run single unit test.
Default target: default
D:/NBPortableClasspath>ant clean run
Buildfile: build.xml
-do-clean:
   [delete] Deleting directory D:/NBPortableClasspath/build

-pre-pre-compile:
    [mkdir] Created dir: D:/NBPortableClasspath/build/classes

-do-compile:
    [javac] Compiling 3 source files to D:/NBPortableClasspath/build/classes
    [javac] D:/NBPortableClasspath/src/nbportableclasspath/TesDaoImpl.java:8: pa
ckage com.ibatis.dao.client does not exist
    [javac] import com.ibatis.dao.client.DaoManager;
    [javac]                             ^
    [javac] D:/NBPortableClasspath/src/nbportableclasspath/TesDaoImpl.java:9: pa
ckage com.ibatis.dao.client.template does not exist
    [javac] import com.ibatis.dao.client.template.SqlMapDaoTemplate;
    [javac]                                      ^
    [javac] D:/NBPortableClasspath/src/nbportableclasspath/TesDaoImpl.java:17: c
annot find symbol
    [javac] symbol: class SqlMapDaoTemplate
    [javac] public class TesDaoImpl extends SqlMapDaoTemplate implements TesIbat
isDaoJar {
    [javac]                                 ^
    [javac] D:/NBPortableClasspath/src/nbportableclasspath/TesIbatisDaoJar.java:
8: package com.ibatis.dao.client does not exist
    [javac] import com.ibatis.dao.client.Dao;
    [javac]                             ^
    [javac] D:/NBPortableClasspath/src/nbportableclasspath/TesIbatisDaoJar.java:
16: cannot find symbol
    [javac] symbol: class Dao
    [javac] public interface TesIbatisDaoJar extends Dao {
    [javac]                                          ^
    [javac] D:/NBPortableClasspath/src/nbportableclasspath/TesDaoImpl.java:19: c
annot find symbol
    [javac] symbol  : class DaoManager
    [javac] location: class nbportableclasspath.TesDaoImpl
    [javac]     public TesDaoImpl(DaoManager daoManager) {
    [javac]                       ^
    [javac] 6 errors

BUILD FAILED
D:/NBPortableClasspath/nbproject/build-impl.xml:323: The following error occurr
ed while executing this line:
D:/NBPortableClasspath/nbproject/build-impl.xml:158: Compile failed; see the co
mpiler error output for details.

Total time: 2 seconds
D:/NBPortableClasspath>
 
Perhatian kalau ingin benar-benar portable ( No NetBeans Locking ):
Buatlah sebuah folder khusus untuk menampung seluruh library yang akan dipakai dan tempatkan folder tersebut di bawah folder project seperti gambar dibawah ini :

folderlib



Usahakan jangan menggunakan library yang ditambahkan lewat Library Manager meskipun library tersebut standart bawaan NetBeans. Karena kalau kita menggunakan library bawaan NetBeans, maka NetBeans akan menuliskan fullpath ke library yang kita gunakan pada file project.properties seperti pada gambar dibawah ini :

ViaLibraryManager



Apa akibatnya jika kita memberikan project tersebut pada teman yang tidak menginstal NetBeans ? Hasilnya sudah bisa ditebak diluar kepala, pasti akan error karena NetBeans menambahkan full path ke library yang digunakan oleh project tersebut sedangkan library-nya tidak terdapat pada komputer teman kita :)

So, happy NetBeaning guy’s :)

Cara Mudah Settings Classpath Java Di D Windows

Seting Classpath java diwindows  
 
Siang,selamat siang he2, kiranya pembaca setia blogku sudah bosan dengan game nah saatnya sekarang untuk
belajar lagi nah kali ini kita membahas bagaimana  caa setting class path di java , untuk class path di java di gunakan bilamana anda ingin menjalankan aplikasi berbasis java karena untuk aplikasi java tidak sembarangan jalan di windows walaupun jdknya sudah di install, kenapa karena perlu adanya pendifisian classpath java di environment variabel windows agar windows dapat mengenali lokasi source pendukung aplikasi java semacam file dll di windows  .

langkah pertama klik kanan my computer lalu pilih properties kemiudian klik lalu klik tab advanced lalu klik environtment variabel 
langkahnya saya jabarkan di bawah ini
My Computer-klik kanan-Klik Properties-Klik advanced- klik environtment variabel
untuk windows xp dan windows seven hanya berbeda sedikit tapi sama, kalau sudah akan muncul tampilan di bawah ini.


 

gambar diatas yang pertama kita setting adalah user variabel kita buat baru user variabel kemudian ikuti gambar diatas ini,nah setelah new user variabel selajutanya pada sysem variabel kita tambahkan path alamat installasi java, langkah di atas dapat dilakukan bilamana anda sudah install jdk java nya dan anda tau alamat tujuan hasil installasi jdknya.

selanjutnya adalah mentest apakah setting variabel classpath java anda berhasil dengan cara buka command prompt dos anda lalu ketik javac dan bilamana berhasil akan muncul seperti gamabar dibawah ini.

 

















untuk tampilan diatas adalah tampilan menandakan seting anda berhasil bilamana setelah di ketik javac dan di enter tidak muncul seperti tampilah diaatas berarti anda belum beruntung cobalah sekali lagi he2 maksudnya ada coba seting ulang lagi dan perhatikan langkah setingnya dan ejaan tulisan serta path lokasi hasil installasi jdk anda .

Tutorial Pemprograman Java

Bahasa Java dapat dikategorikan sebagai sebuah bahasa pemrograman berorientasi objek, pemrograman terdistribusi dan bahasa pemrograman multithrreaded. Objek Java dispesifikasi dengan membentuk kelas. Untuk masing-masing kelas Java, kompiler Java memproduksi sebuah file keluaran arsitektur netral yang akan jalan pada berbagai implementasi dari Java Virtual Machine (JVM). Awalnya Java sangat digemari oleh komunitas pemrograman internet, karena Java mendukung untuk applets, dimana program dengan akses sumber daya terbatas yang jalan dalam sebuah web browser. Java juga menyediakan dukungan level tinggi untuk networking dan objek terdistribusi.

Java juga dianggap sebagai sebuah bahasa yang aman. Tampilan ini pada khususnya penting menganggap bahwa sebuah program Java boleh mengeksekusi silang sebuah jaringan terdistribusi.

Cara Mengetahui Jumlah Data Pada Array di Java

Fungsi Array adalah menampung sejumlah data yang mempunyai tipe data yang sama dengan tipe data Array tersebut.
Rumus skrip untuk mengetahui jumlah data dari Array
(nama Array).length
(nama Array)= Nama dari suatu Array
.length= digunakan oleh Java untuk mengambil jumlah data dari Array, jumlah tersebut mempunyai tipe data Integer dan int
Silahkan pelajari skrip dibawah ini yang dicetak tebal
------------------^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^------------------
package pelajaranjava;
import java.io.*;

public class Main {


public static void main(String[] args) {
String[]hari={"Senin", "Selasa", "Rabu", "Kamis", "Jumat","Sabtu","Minggu"};

System.out.println(hari.length);

}

}
--------------------------------------------------------------------------------------
Penjelasan skrip
String[]hari={"Senin", "Selasa", "Rabu", "Kamis", "Jumat","Sabtu","Minggu"};
Menciptakan Array bertipe String dengan nama hari yang berisi data nama-nama hari yang bertipe data String.

hari.length= akan memberikan jumlah data yang ada didalam Array hari, jumlahnya bertipe Integer dan int

System.out.println(hari.length); =Menampilkan jumlah data yang ada didalam Array hari yang diberikan oleh hari.length

Hasil dari skrip diatas akan menampilkan angka 7 karena Array hari mempunyai 7 data yaitu "Senin", "Selasa", "Rabu", "Kamis", "Jumat","Sabtu","Minggu"

Cara Mendapatkan IP Address Menggunakan InetAddress di Java

InetAddress adalah kelas yang berfungsi untuk mengambil alamat IP pada suatu komputer, ketika mempraktikan artikel ini Anda harus melakukan import java.net
import java.net.*;

InetAddress tidak memiliki konstruktor, InetAddress bisa dibuat dengan menggunakan Method pabrik, yaitu method yang digunakan untuk menghasilkan instans dari InetAddress, methodnya ada tiga, yaitu:

getLocalhost: mengambil informasi IP dari host lokal komputer

getByName(String nama): mengambil informasi IP dari nama yang diberikan

getAllByName: menghasilkan array InetAddress yang mewakili semua alamat
yang berkaitan dengan suatu nama tertentu

dengan InetAdress kita bisa mendapatkan host address dari host name yang dimasukan, mendapatkan host name dari host address yang dimasukan, kita juga bisa mendapatkan host address dan host name dari komputer kita(komputer lokal). Hal inilah yang akan saya bahas.

Pertama buka netbeans Anda dan buat proyek baru

Kemudian buat sebuah form dan beri nama form tersebut sesuai dengan keinginan Anda

Sebelum melangkah ketahap tutorial selanjutnya, Anda harus merancang form, komponen form yang dibutuhkan yaitu tiga jButton dan 6 jTextField, gambar form dibawah ini juga bisa Anda tiru


Fungsi dari masing-masing komponen
jTextField1= field yang akan di isi user untuk memasukan host address
jButton1= mengolah host address yang dimasukan oleh user dan menampilkan host name kedalam jTextField2
jTextField3= field yang akan di isi user untuk memasukan host name
jButton2= mengolah host name yang dimasukan oleh user dan menampilkan host address kedalam jTextField4
jButton3= menampilkan host name kedalam jTextField5 dan menampilkan host address ke dalam jTextField6
Langkah tutorial berikutnya: Memasang skrip
Memasang skrip pada jButton1:
Klik 2 kali pada jButton1 lalu masukan skrip dibawah ini
------------------^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^------------------
<pre name='code' class='java'>
try{

String hostName = InetAddress.getByName(jTextField1.getText()).getHostName();

jTextField2.setText(hostName);

}catch(Exception a){

}
<pre>
-------------------------------------------------------------------------------------
Penjelasan skrip
String hostName = InetAddress.getByName(jTextField1.getText()).getHostName();
Membuat objek InetAddress yang diambil dari kata yang dimasukan oleh user pada jTextField1, kemudian dari objek InetAddress tersebut kita dapatkan hostnamenya dan disimpan kedalam variabel hostName yang mempunyai tipe data String
jTextField2.setText(hostName); = jTextField2 menampilkan data yang ada pada variabel hostName
try{

}catch(Exception a){

}
Saat membuat objek dari kelas InetAdress akan menghasilkan exception, oleh karena itu diberikan catch yang akan menangkap Exception yang terjadi
Memasang skrip pada jButton2:
Klik 2 kali pada jButton2 lalu masukan skrip dibawah ini
------------------^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^------------------
try{

String hostAddress = InetAddress.getByName(jTextField3.getText()).getHostAddress();

jTextField4.setText(hostAddress );

}catch(Exception a){

}
-------------------------------------------------------------------------------------
Penjelasan skrip
String hostAddress = InetAddress.getByName(jTextField3.getText()).getHostAddress();
Membuat objek InetAddress yang diambil dari kata yang dimasukan oleh user pada jTextField3, kemudian dari objek InetAddress tersebut kita dapatkan hostaddressnya dan disimpan kedalam variabel hostAddress yang mempunyai tipe data String
jTextField4.setText(hostAddress ); = jTextField4 menampilkan data yang ada pada variabel hostAddress
try{

}catch(Exception a){

}
Saat membuat objek dari kelas InetAdress akan menghasilkan exception, oleh karena itu diberikan catch yang akan menangkap Exception yang terjadi
Memasang skrip pada jButton3
Klik 2 kali jButton3 lalu salin skrip dibawah ini
------------------^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^------------------
try{

InetAddress ia=InetAddress.getLocalHost();

jTextField5.setText(ia.getHostName());

jTextField6.setText(ia.getHostAddress());

}catch(Exception a){

}
-------------------------------------------------------------------------------------
Penjelasan skrip
InetAddress ia=InetAddress.getLocalHost();= Membuat objek ia dari kelas InetAddress dan mengambil informasi ip dari host lokal
jTextField5.setText(ia.getHostName()); = Menampilkan host name yang di ambil dari objek ia
jTextField6.setText(ia.getHostAddress()); = Menampilkan host address yang diambil dati objek ia
try{

}catch(Exception a){

}
Saat membuat objek dari kelas InetAdress akan menghasilkan exception, oleh karena itu diberikan catch yang akan menangkap Exception yang terjadi
Sekarang komponen dan skrip sudah dipasang sesuai dengan tugasnya, silahkan coba program yang baru saja Anda buat.
Jika tidak mengalami masalah akan lebih baik jika program tersebut diberi hiasan sehingga program tersebut akan lebih user friendly


Gambar program yang sudah diberi hiasan

Cara MengCompare / Mencocokan 2 Buah String Di Java

Dua buah String bisa di periksa sama dengan String lain atau tidak dengan mudah, dan cara ini sangat berguna ketika Anda ingin membuat program password, yang akan memberikan jawaban ketika password yang dimasukan oleh User sesuai dengan keinginan si programer.


Untuk melakukan pengecekan kesamaan String digunakan kata kunci equals dan equalsIgnoreCase perbedaan dari kedua kata kunci itu adalah jika pada kata kunci equal akan menghasilkan nilai true jika sebuah String mempunyai kalimat dengan huruf, spasi dan bentuk yang sama dengan String yang dicocokan, tetapi pada kata kunci equalsIgnoreCase tidak akan mempedulikan bentuk kalimat tersebut, yang saya maksud dengan bentuk adalah bentuk kapital atau tidak kapital


untuk membuatnya Anda bisa mengikuti skrip dibawah ini yang dicetak tebal


------------------^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^------------------

package pelajaranjava;

public class Main {


public static void main(String[] args) {

String kata = "Bundo kandung";
if(kata.equalsIgnoreCase("bundo kandung")){
System.out.print(kata+" valid");
}
else{
System.out.print(kata+" tidak valid");
}

}

}
________________________________________________


Penjelasan skrip yang dicetak tebal
Pertama variabel kata dengan tipe String menampung kalimat "bundo kandung"
Kemudian dilakukan pengecekan if-else jika kalimat dalam variabel kata sama dengan "bundo kandung" maka akan menghasilkan nilai valid, begitu juga sebaliknya. Pada skrip diatas menggunakan equalsIgnoreCase yang tidak akan mempedulikan kalimat tersebut menggunakan kapital atau tidak, sekarang saya membuat skrip dengan menggunakan equals untuk melakukan pencocokan


------------------^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^------------------

package pelajaranjava;

public class Main {


public static void main(String[] args) {

String kata = "Bundo kandung";

if(kata.equals("bundo kandung")){
System.out.print(kata+" valid");
}
else{
System.out.print(kata+" tidak valid");
}

}

}
________________________________________________
Pada skrip diatas akan menghasilkan nilai tidak valid karena huruf B pada kata Bundo menggunakan kapital sedangkan pada kalimat didalam kata equals tidak memakai huruf b kapital untuk kata bundo, kata kunci equals akan menganggapnya tidak sama(false), berbeda dengan equalsIgnoreCase yang tidak menganggap huruf kapital sebagai perbedaan

equals dan equalsIgnoreCase sama-sama membedakan isi kalimat dan jumlah kalimat

Cara Membuat Angka Random Pada Java

Sebelum mempraktikan artikel ini terlebih dahulu Anda harus mengimpor kelas math

import java.math.*;

Untuk menampilkan angka random Anda bisa menyalin skrip dibawah ini yang dicetak tebal
------------------^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^------------------
package pelajaranjava;
import java.math.*;

public class Main {


public static void main(String[] args) {
double angka = Math.random()*11;

System.out.println(Math.ceil(angka));

}

}
_______________________________________________________
Penjelasan Skrip

Math.random()*11; =Menghasilkan nilai random dengan nilai yang paling terbesar adalah 10

Math.ceil(angka); =Menghasilkan bilangan bulat terkecil dari variabel angka yang bertipe Double yang menampung nilai random

double angka = Math.random()*11; =Menghasilkan nilai random dengan nilai yang paling terbesar adalah 10 kemudian ditampung oleh variabel angka dengan tipe double

System.out.println(Math.ceil(angka)); = Menampilkan bilangan bulat terkecil dari variabel angka

Cara Memeriksa Keberadaan File dg Fungsi .exists()

Sebelum mempraktikan artikel ini terlebih dahulu Anda harus mengimpor kelas IO
import java.io.*;
Silahkan pelajari skrip dibawah ini yang diberi cetak tebal
------------------^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^------------------
package pelajaranjava;
import java.io.*;

public class Main {


public static void main(String[] args) {
File file = new File("c:/tulisan.txt");

if(file.exists()){

System.out.println(file +" ditemukan");

} else {

System.out.println(file +" tidak ditemukan");

}

}

}
--------------------------------------------------------------------------------------
Penjelasan skrip
File file = new File("c:/tulisan.txt"); = Membuat objek file dari kelas File kemudian menyimpan sebuah alamat file
file.exists() = Menghasilkan nilai true jika file ada dan jika tidak menghasilkan nilai false
if(file.exists()){

System.out.println(file +" ditemukan");

} else {

System.out.println(file +" tidak ditemukan");

}
Dengan menggunakan skrip file.exists() dilakukan kontrol if-else, jika hasil dari file.exists() adalah true maka akan menampilkan tulisan alamat file ditemukan, jika hasil dari file.exists() adalah false maka akan menampilkan tulisan alamat file tidak ditemukan

Cara Mengetahui Panjang Karakter Menggunakan Fungsi Length

Untuk mengetahui jumlah huruf dalam suatu kalimat digunakan kata kunci length
Untuk mencobanya Anda bisa menyalin kode dibawah ini yang dicetak tebal
------------------^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^------------------

package pelajaranjava;

public class Main {


public static void main(String[] args) {

String kata = "Pemograman Java";

System.out.println(kata.length());

}

}
________________________________________________
Penjelasan skrip
Pertama dibuat variabel kata dengan tipe String yang berisi kalimat "Pemograman Java"
Kemudian program akan menampikan output ke konsol berupa jumlah huruf beserta spasi putih yang ada pada variabel kata dengan bantuan kata kunci length()
kata.length()

Memahami Polimorfisme pada Java + Contoh Code



Dalam pemrograman berorientasi object kita mengenal suatu istilah yaitu “ Polimorfisme ”, yaitu suatu teknik dalam programming yang lebih mengarahkan kita untuk memprogram secara general dari pada secara spesifik. Sebagai contoh seumpama kita memiliki 3 class berbeda yaitu: “Motor”, “Mobil” dan “Pesawat”. Dimana ketiga class tersebut adalah turunan dari class “Kendaraan”. Dalam kelas kedaraan terdapat suatu method yaitu “Move()”, akan tetapi apakah method “Move()” akan memberikan hasil yang sama pada tiga class tersebut. Dimana jika method “Move()” dipanggil pada class “Motor” akan menghasilkan perpindahan 30Km, jika pada class “Mobil” akan menghasilkan perpindahan 70Km dan jika dipanggil pada class “Pesawat” akan menghasilkan perpindahan 300Km. Hal inilah yang kita sebut sebagai Polimorfisme , yaitu penggunaan method yang sama, yang akan menghasilkan suatu hasil yang berbeda tergantung class yang menggunakan method tersebut.
Berikut ini adalah contoh program java yang menggunakan polimorfisme :


  1. //Class kendaraan.java  
  2.   
  3. public class Kendaraan {  
  4.   
  5. private int posisi;  
  6.   
  7. public Kendaraan(int posisi) {  
  8.  this.posisi = posisi;  
  9. }  
  10.   
  11. public void Move() {  
  12.  return;  
  13. }  
  14.   
  15. public int getPosisi() {  
  16.  return posisi;  
  17. }  
  18.   
  19. public void setPosisi(int posisi) {  
  20.  this.posisi = posisi;  
  21. }  
  22. }  

  1. //Class motor.java  
  2.   
  3. public class Motor extends Kendaraan {  
  4.   
  5. public Motor(int posisi) {  
  6.   super(posisi);  
  7. }  
  8.   
  9. @Override  
  10. public void Move() {  
  11.   setPosisi(getPosisi() + 30);  
  12. }  
  13. }  

  1. //Class mobil.java  
  2.   
  3. public class Mobil extends Kendaraan {  
  4.   
  5. public Mobil(int posisi) {  
  6.    super(posisi);  
  7. }  
  8.   
  9. @Override  
  10. public void Move() {  
  11.    setPosisi(getPosisi() + 70);  
  12. }  
  13. }  

  1. //Class pesawat.java  
  2.   
  3. public class Pesawat extends Kendaraan {  
  4.   
  5. public Pesawat(int posisi) {  
  6.     super(posisi);  
  7. }  
  8.   
  9. @Override  
  10. public void Move() {  
  11.     setPosisi(getPosisi() + 300);  
  12. }  
  13. }  

  1. //Class Main.java  
  2.   
  3. public class Main {  
  4.   
  5.     public static void main(String[] args) {  
  6.   
  7.         Kendaraan kendaraan[] = new Kendaraan[3];  
  8.         int posisi = 10;  
  9.         kendaraan[0] = new Motor(posisi);  
  10.         kendaraan[1] = new Mobil(posisi);  
  11.         kendaraan[2] = new Pesawat(posisi);  
  12.         System.out.println("Intansiasi 3 Object Turunan Class Kendaraan");  
  13.         System.out.println(" -kendaraan[0] merupakan instantsiasi dari class "  
  14.                 + "Motor dengan posisi awal " + posisi);  
  15.         System.out.println(" -kendaraan[1] merupakan instantsiasi dari class "  
  16.                 + "Mobil dengan posisi awal " + posisi);  
  17.         System.out.println(" -kendaraan[2] merupakan instantsiasi dari class "  
  18.                 + "Pesawat dengan posisi awal " + posisi);  
  19.   
  20.         for (int i = 0; i < kendaraan.length(); i++) {  
  21.             System.out.println("Object [" + i + "] memanggil method move");  
  22.             System.out.println("Posisi sebelum method move() dipanggil : " + kendaraan[i].getPosisi());  
  23.             kendaraan[i].Move();  
  24.             System.out.println("Posisi setelah method move() dipanggil : " + kendaraan[i].getPosisi());  
  25.             System.out.println();  
  26.         }  
  27.   
  28.     }  
  29. }  
Selain itu, dalam java juga dikenalkan sebuah keyword untuk mengetahui bentuk instance suatu object, yaitu instanceof untuk penggunaannya mari kita modifikasi saja main.java dari program diatas sehingga menjadi seperti berikut ini

  1. public class Main {  
  2.   
  3.   public static void main(String[] args) {  
  4.   
  5.       Kendaraan kendaraan[] = new Kendaraan[3];  
  6.       int posisi = 10;  
  7.       kendaraan[0] = new Motor(posisi);  
  8.       kendaraan[1] = new Mobil(posisi);  
  9.       kendaraan[2] = new Pesawat(posisi);  
  10.   
  11.       if (kendaraan[0instanceof Motor) {  
  12.           System.out.println("Kendaraan[0] merupakan instanceof Motor");  
  13.       }  
  14.   
  15.       if (kendaraan[1instanceof Motor) {  
  16.           System.out.println("Kendaraan[1] merupakan instanceof Motor");  
  17.       }  
  18.   }  

Cara Membuat Method/Fungsi Overloading Pada Java

Method overloading adalah suatu cara untuk memberikan nama yang sama kepada dua method yang berbeda meski dua method tersebut berada dalam class yang sama. Hal ini dapat dilakukan dengan cara membedakan tipe parameter, jumlah parameter dan susunan parameter. Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh dibawah ini :


  1. public class MethodOverload {  
  2.   
  3. public void testOverloadedMethods() {  
  4.     System.out.printf("Square of integer 7 is %d\n", square(7));  
  5.     System.out.printf("Square of double 7.5 is %f\n", square(7.5));  
  6. }  
  7.   
  8. public int square(int intValue) {  
  9.     System.out.printf("\nCalled square with int argument: %d\n",  
  10.             intValue);  
  11.     return intValue * intValue;  
  12. }  
  13.   
  14. public double square(double doubleValue) {  
  15.     System.out.printf("\nCalled square with double argument: %f\n",  
  16.             doubleValue);  
  17.     return doubleValue * doubleValue;  
  18. }  
  19. }  
Untuk test dari class method overloading diatas adalah dibawah ini :

  1. public class MethodOverloadTest {  
  2.   
  3.  public static void main(String args[]) {  
  4.      MethodOverload methodOverload = new MethodOverload();  
  5.      methodOverload.testOverloadedMethods();  
  6.  }  
  7. }  
Maka setelah kita eksekusi akan menghasilkan output seperti dibawah ini :

  1. Called square with int argument: 7  
  2. Square of integer 7 is 49  
  3.   
  4. Called square with double argument: 7.500000  
  5. Square of double 7.5 is 56.250000 

Artikel Lainnya