Java, Mengetahui Ukuran Suatu File

Jika kamu ingin mengetahui ukuran file dalam byte, berikut caranya :



Nah, coba jalankan programnya, outputnya :
Ukuran file : 0 Bytes, karena filenya baru dibuat, sehingga belum ada isi
Sekarang kita isi filenya dengan teks :



nah, sekarang coba compile lagi, ukurannya sudah bertambah :

Membuat Folder Menggunakan Aplikasi Java

sekarang kita akan mempelajari cara membuat folder di Java :
1. Buka eclipse, siapkan project nya
2. Membuat folder pada Java tidaklah sulit, berikut caranya :



Fungsi “mkdir()” berguna untuk membuat direktori/folder pada lokasi file java, sekarang coba jalankan program dan cek lokasinya :



Maka foldernya akan muncul :)
Kita dapat menyelipkan codingan tadi ke dalam fungsi sehingga fungsi tersebut bisa kita taruh di try-catch saat folder tidak ketemu
==========================================================================

Bagusan Mana Netbeans atau Eclipse. Ini Jawabannya

Di akhir2 masa kuliah ini sebenernya pengen banget mempelajari macem-macem..tapi karena waktu dan tenaga terbatas terpaksa kudu menentukan pilihan. Diantara pilihan Java, .NET, C++, aku coba2 mulai mempelajari Java lebih lanjut, di sela2 ngerjain skripsi.. (mudah2an gak angin2an..bosenan sih, :-p huehe).. Alasan milih java polos aja.. pengen bisa bikin aplikasi bwat hp.. :-)

Sebenarnya ini bukan pertama kalinya aku menyentuh java.. Saat kuliah OOP di kampus bahasa pengantarnya juga java. Cuman sekedar tau kulitnya aja..

Nah bahasa udah ditentukan, selanjutnya adalah memilih IDE (integrated development environment).. kalo nulis di notepad ya jelas ogah.. Dulu pas kuliah aku pake editor java bernama Gel. bagus.. tapi sekarang butuh fasilitas lebih yang lebih memanjakan.. dan tentunya gratis atu open-source :-) 

Nah yang bikin tambah bingung nentuin pilihan, aku baru tau kalo ternyata urusan IDE di Java ini ada dua kubu gede.. yaitu Eclipse vs NetBeans.. yang masing2 pemakainya terlihat sangat fanatik pula..

Eclipse terasa lebih cepat dan enteng ketimbang Netbeans.. (Netbeans menuntut RAM setidaknya 512 MB!).. tapi dari sisi tampilan, aku lebih suka Netbeans yang menurutku lebih simple..

Kedua IDE ini sama2 berupa aplikasi Java yang dijalankan dengan JRE. Perbedaan yang mendasar adalah: Eclipse memakai SWT toolkit untuk membangun GUI nya, sedangkan NetBeans memakai Swing.. Bicara antara Eclipse dan netBeans tidak bisa dipisahkan dari perdebatan topik SWT vs swing, mengingatkan pada GNOME dan KDE yang lekat dengan GTK+ vs Qt :-).

SWT dan swing adalah widget toolkit (pustaka pembangun GUI/tampilan), yang dibikin dengan konsep yang berbeda, oleh pihak yang berbeda..

Swing menggambar elemen GUI menggunakan pustaka grafis milik java. Artinya button, textbox, listbox, dan komponen lainnya adalah dirender oleh java meniru semirip2 nya tampilan GUI milik sistem operasi.. Ini berbeda dengan implementasi SWT yang memang benar2 mengakses GUI aseli milik sistem operasi.
Dari penjelasan singkat diatas, SWT terlihat lebih cepat (karena memanfaatkan native GUI), sedangkan swing walaupun lebih portable karena murni java, membutuhkan waktu tersendiri untuk menggambar simulasi GUI..

Untuk mana yang lebih cepat, ternyata masih menjadi perdebatan tersendiri.. apakah SWT memang lebih cepat dari swing? apakah dalam hal tertentu swing lebih cepat daripada SWT.. atau sebaliknya, Yang jelas terasa saat aku mencoba menjalankan Eclipse 3.2 dan NetBeans 5.5.1.. Di Windows, Eclipse terasa lebih responsif..

teknologinya terus berkembang.. mudah2an NetBeans berikutnya semakin kencang.. :-D
Sebenarnya aku lebih condong ke Eclipse, mengapa? karena selain kenceng saat dicoba, Eclipse adalah IDE universal.. Dari definisi di Wikipedia, tertulis Eclipse is an open-source software framework written primarily in Java. In its default form it is a Java IDE.. Karena pada distribusi standarnya, Eclipse menyertakan JDT (Java Development Tools) dan kompiler Java.. terdapat macem2 plug-in untuk pengembangan lainnya mulai dari C/C++,PHP, Ruby, sampe ActionScript..

Nah kebetulan aku suka berurusan ama PHP dan ActionScript.. akan menyenangkan banget kalo semuanya bisa dikembangkan dalam 1 IDE .(^_^)/ tak perlu pindah2 program, editing di lingkungan yang sama, shortcut yang seragam, dan hal2 manis lain2..

Yang aku suka lagi, Eclipse ini adalah program portable, gak perlu diinstall.. gak mengotori sistem..bisa ditaruh dimana aja..bisa dipindah2..

Kelihatannya bisa segera menggantikan PHPEdit ama SE|PY yang selama ini aku pake..
Untuk development PHP, bisa install plug-in eclipse bernama PHPEclipse atau PDT.. Yang kedua keliatannya lebih menjanjikan..

Untuk development flash-actionscript, bisa menginstall plug-in ASDT.. Dalam hal ini, ada istilah yang namanya FAME, yaitu lingkungan pengembangan aplikasi Flash tanpa perlu Flash IDE sama sekali.. dan free.. FAME kepanjangan dari Flashout, ASDT, MTASC dan Eclipse.. jika ditambah Swfmill menjadi FAMES..

Silakan kunjungi link berikut untuk mengetahui cara membuat flash secara open source tanpa perlu Adobe Flash sama sekali .(^_^). Dikompile menggunakan MTASC (ActionScript kompiler yang gratis)..
Wah jadi melenceng mbahas Flash deh..

Kembali ke Eclipse untuk Java.. Jika mendownload dari situsnya, kita mendapatkan Eclipse masih polos..maka kita perlu nambah plug-in sesuai kebutuhan.. Misalnya untuk pengembangan J2ME, butuh plug-in EclipseME.. Untuk editing visual kayak Delphi, butuh plugin Visual Editor (VE).. Oiya gak semua plug-in gratisan..

Nah hal2 diatas bikin rada repot..

Akhirnya beralih ke NetBeans.. Kebetulan pernah pesen CD gratisnya dan dapet NetBeans 5.5.1 plus Mobility Pack nya (untuk develop aplikasi mobile)..

Pake NetBeans, semua kebutuhanku udah tersedia.. Tinggal install dapet semua deh, dengan mobility pack, gak perlu download+install Wireless Toolkit..

Karena alasan2 itu akhirnya pake NetBeans, sesuai tujuan semula, yaitu belajar J2ME. Di NetBeans, udah ada visual editor untuk bikin aplikasi ponsel.. wuiks.. tapi karena aku mulainya banyak berkutat di kelas Canvas, maka fasilitas canggih ini belum kepake..

Ok selamat belajar .(^_^)/

Error Pada Java - Exception Handling

Java, yang sekarang ini kita kenal sebagai salah satu bahasa pemprograman yang berkembang dengan pesat, mempunyai banyak kelebihan yang harus dimamfaatkan oleh seorang programer. Salah satu kelebihan java adalah mempunyai kemampuan untuk menangani masalah pada saat proses.
Masalah yang dimaksud disini adalah yang sering kita kenal dengan ERROR atau Exception. Sedangkan penanganan yang akan diberikan oleh Java dinamakan dengan Exception Handling.

 Sebenarnya dalam pemprograman, dikenal tiga buah Error, yaitu Syntak Error (error yang terjadi saat kompilasi), Run Time Error (error yang muncul saat program diexsekusi) dan Logic Error (Error yang muncul ketika output yang muncul tidak sesuai dengan yang diharapkan).


Sebenarnya, tujuan adanya Exception adalah sebagai sarana untuk melaporkan jenis kondisi kesalahan saat program dijalankan, dan mengendalikanya agar run time error tersebut tidak mengakibatkan exsekusi dihentikan (statement setelahnya tetap diexsekusi).

Dalam Java, exception merupakan obyek dari subkelas yang diturunkan dari kelas Throwable. Kelas Throwable ini terdapat dalam package java.lang.obyek.

 Jenis Error yang dapat dimasukan kedalam kelompok error Exception merupakan jenis error yang masih dapat dimanipulasi dengan menyisipkan statement penyebab dan jenisnya. Ada kelompok Runtime Exception yang diperiksa oleh interpreter, apakah akan ditangani atau dilempar, namun ada pula Exception yang tidak ditangani oleh interpreter.

 Disamping itu programer diperbolehkan juga membuat exception sendiri dengan cara extends atau implements dari kelas Exception.

Ok sekian dulu ya postingnya, masalah penanganan Exception yang lebih mendalam akan dijelaskan pada posting selanjutnya.

Java, Error Menjalankan / Membuka Laporan IReport

net.sf.jasperreports.engine.JRRuntimeException: Unknown hyperlink target 0. Kenapa ya?

Kronologisnya begini : Pada saat saya sedang memodifikasi laporan.jrxml, tanpa sadar saya membukannya dengan menggunakan iReport 3.7.6 dan pada saat di run di environment webapps kok error. Setelah cek sana cek sini, ternyata environment yg saya gunakan adalah versi 3.6.0. Saya pun beralih menggunakan iReport 3.6.0 dan mulai membuka kembali laporan.jrxml. Setelah di edit, dicompile semuanya beres, tetapi pada saat di preview ditemukan error net.sf.jasperreports.engine.JRRuntimeException: Unknown hyperlink target 0. 

Solusinya : Hapus semua file *.jasper yang pernah anda edit dengan menggunakan 3.7.6, lalu compile ulang dengan menggunakan versi 3.6.0 dan coba lakukan preview.
Berhasil!!! Gimana dengan anda ?

Terima kasih.

Cara Mengatasi Aplikasi Java Error Saat Pindah Komputer

Mungkin banyak teman-teman yang sudah tidak asing lagi bagaimana caranya menambahkan suatu library kedalam IDE NetBeans, yups caranya sih sangat mudah yaitu tinggal klik kanan node Library di Project Inspector kemudian pilih Add JAR/Folder seperti gambar dibawah ini:

AddLibrary



Sebenarnya sih tidak ada yang salah dengan cara seperti diatas, tetapi akan bermasalah kalau kita sering membagikan contoh project atau prototype project kita ke teman-teman yang lain atau misalkan secara tidak sengaja seluruh folder project tersebut ikut ter-commit ke repository :D Nah efek samping dari cara diatas yaitu :
  1. Jika teman kita tidak menginstal NetBeans tetapi hanya menginstal apache-ant saja, project yang kita berikan tidak mungkin langsung berhasil dijalankan karena ada beberapa library yang dibutuhkan tidak diketemukan didalam classpath.
  2. Ketika teman kita membuka contoh project yang kita berikan dari IDE NetBeans, bisa dipastikan NetBeans pasti mengeluarkan Warning Message yang menandakan bahwa ada beberapa library yang tidak diketemukan. Dan solusinya kita harus me-Resolve Reference Problem permasalahan tersebut dengan cara seperti gambar dibawah ini ( Apakah teman-teman pernah mengalami kasus seperti ini ? Saya pernah mengalaminya malu ) : ResolveReferenceProblem

Agar NetBeans tidak mengeluarkan pesan seperti diatas ketika kita memberikan contoh project atau prototype project kita ke seorang teman, ada 1 file yang perlu kita edit dahulu supaya library yang akan digunakan di project kita menjadi lebih portable. File tersebut yaitu private.properties yang terdapat di dalam folder NamaProject/nbproject/private seperti gambar dibawah ini:

privateprop



Sudah tahu dimana letak permasalahannya ?? Yups NetBeans membuat full path pada file private.properties ke library yang kita gunakan yang dapat kita lihat pada baris 1 dan 2 seperti dibawah ini:

1
2
3
4
file.reference.ibatis-dao-2.jar=/home/anton/NBPortableClasspath/lib/ibatis-dao-2.jar
file.reference.ibatis-sqlmap-2.jar=/home/anton/NBPortableClasspath/lib/ibatis-sqlmap-2.jar
jaxws.endorsed.dir=/opt/netbeans-6.0.1/java1/modules/ext/jaxws21/api
user.properties.file=/home/javamaniac/.netbeans/6.0/build.properties

Agar project kita dapat berjalan mulus di komputer teman kita yang hanya menginstal apache-ant maupun NetBeans, edit saja file private.properties diatas menjadi seperti berikut :

1
2
3
4
file.reference.ibatis-dao-2.jar=lib/ibatis-dao-2.jar
file.reference.ibatis-sqlmap-2.jar=lib/ibatis-sqlmap-2.jar
jaxws.endorsed.dir=/opt/netbeans-6.0.1/java1/modules/ext/jaxws21/api
user.properties.file=/home/javamaniac/.netbeans/6.0/build.properties
 
Setelah selesai melakukan pengeditan pada file private.properties, sekarang cobalah untuk melakukan proses build dari NetBeans. Jika tidak ada pesan error yang muncul, sekarang mari kita coba kopikan folder project diatas ke komputer lain yang berbeda sistem operasinya dan di komputer tersebut hanya terinstal JDK plus apache-ant saja. Dan dibawah ini adalah hasilnya :

Ini output di Windows setelah kita melakukan pengeditan diatas :
 
D:/NBPortableClasspath>type D:/NBPortableClasspath/nbproject/private/private.properties
file.reference.ibatis-dao-2.jar=lib/ibatis-dao-2.jar
file.reference.ibatis-sqlmap-2.jar=lib/ibatis-sqlmap-2.jar
jaxws.endorsed.dir=/opt/netbeans-6.0.1/java1/modules/ext/jaxws21/api
user.properties.file=/home/javamaniac/.netbeans/6.0/build.properties

D:/NBPortableClasspath>ant -p
Buildfile: build.xml
Builds, tests, and runs the project NBPortableClasspath.
Main targets:

 clean        Clean build products.
 compile      Compile project.
 debug        Debug project in IDE.
 default      Build and test whole project.
 jar          Build JAR.
 javadoc      Build Javadoc.
 run          Run a main class.
 test         Run unit tests.
 test-single  Run single unit test.
Default target: default
D:/NBPortableClasspath>ant clean run
Buildfile: build.xml

-pre-pre-compile:
    [mkdir] Created dir: D:/NBPortableClasspath/build/classes

-do-compile:
    [javac] Compiling 3 source files to D:/NBPortableClasspath/build/classes

compile:

run:

BUILD SUCCESSFUL
Total time: 4 seconds
D:/NBPortableClasspath>
Dan dibawah ini output kalau kita tidak mengedit file private.properties :
D:/NBPortableClasspath>type D:/NBPortableClasspath/nbproject/private/private.properties
file.reference.ibatis-dao-2.jar=/home/anton/NBPortableClasspath/lib/ibatis-dao-2.jar
file.reference.ibatis-sqlmap-2.jar=/home/anton/NBPortableClasspath/lib/ibatis-sqlmap-2.jar
jaxws.endorsed.dir=/opt/netbeans-6.0.1/java1/modules/ext/jaxws21/api
user.properties.file=/home/javamaniac/.netbeans/6.0/build.properties
D:/NBPortableClasspath>ant -p
Buildfile: build.xml
Builds, tests, and runs the project NBPortableClasspath.
Main targets:

 clean        Clean build products.
 compile      Compile project.
 debug        Debug project in IDE.
 default      Build and test whole project.
 jar          Build JAR.
 javadoc      Build Javadoc.
 run          Run a main class.
 test         Run unit tests.
 test-single  Run single unit test.
Default target: default
D:/NBPortableClasspath>ant clean run
Buildfile: build.xml
-do-clean:
   [delete] Deleting directory D:/NBPortableClasspath/build

-pre-pre-compile:
    [mkdir] Created dir: D:/NBPortableClasspath/build/classes

-do-compile:
    [javac] Compiling 3 source files to D:/NBPortableClasspath/build/classes
    [javac] D:/NBPortableClasspath/src/nbportableclasspath/TesDaoImpl.java:8: pa
ckage com.ibatis.dao.client does not exist
    [javac] import com.ibatis.dao.client.DaoManager;
    [javac]                             ^
    [javac] D:/NBPortableClasspath/src/nbportableclasspath/TesDaoImpl.java:9: pa
ckage com.ibatis.dao.client.template does not exist
    [javac] import com.ibatis.dao.client.template.SqlMapDaoTemplate;
    [javac]                                      ^
    [javac] D:/NBPortableClasspath/src/nbportableclasspath/TesDaoImpl.java:17: c
annot find symbol
    [javac] symbol: class SqlMapDaoTemplate
    [javac] public class TesDaoImpl extends SqlMapDaoTemplate implements TesIbat
isDaoJar {
    [javac]                                 ^
    [javac] D:/NBPortableClasspath/src/nbportableclasspath/TesIbatisDaoJar.java:
8: package com.ibatis.dao.client does not exist
    [javac] import com.ibatis.dao.client.Dao;
    [javac]                             ^
    [javac] D:/NBPortableClasspath/src/nbportableclasspath/TesIbatisDaoJar.java:
16: cannot find symbol
    [javac] symbol: class Dao
    [javac] public interface TesIbatisDaoJar extends Dao {
    [javac]                                          ^
    [javac] D:/NBPortableClasspath/src/nbportableclasspath/TesDaoImpl.java:19: c
annot find symbol
    [javac] symbol  : class DaoManager
    [javac] location: class nbportableclasspath.TesDaoImpl
    [javac]     public TesDaoImpl(DaoManager daoManager) {
    [javac]                       ^
    [javac] 6 errors

BUILD FAILED
D:/NBPortableClasspath/nbproject/build-impl.xml:323: The following error occurr
ed while executing this line:
D:/NBPortableClasspath/nbproject/build-impl.xml:158: Compile failed; see the co
mpiler error output for details.

Total time: 2 seconds
D:/NBPortableClasspath>
 
Perhatian kalau ingin benar-benar portable ( No NetBeans Locking ):
Buatlah sebuah folder khusus untuk menampung seluruh library yang akan dipakai dan tempatkan folder tersebut di bawah folder project seperti gambar dibawah ini :

folderlib



Usahakan jangan menggunakan library yang ditambahkan lewat Library Manager meskipun library tersebut standart bawaan NetBeans. Karena kalau kita menggunakan library bawaan NetBeans, maka NetBeans akan menuliskan fullpath ke library yang kita gunakan pada file project.properties seperti pada gambar dibawah ini :

ViaLibraryManager



Apa akibatnya jika kita memberikan project tersebut pada teman yang tidak menginstal NetBeans ? Hasilnya sudah bisa ditebak diluar kepala, pasti akan error karena NetBeans menambahkan full path ke library yang digunakan oleh project tersebut sedangkan library-nya tidak terdapat pada komputer teman kita :)

So, happy NetBeaning guy’s :)

Cara Mudah Settings Classpath Java Di D Windows

Seting Classpath java diwindows  
 
Siang,selamat siang he2, kiranya pembaca setia blogku sudah bosan dengan game nah saatnya sekarang untuk
belajar lagi nah kali ini kita membahas bagaimana  caa setting class path di java , untuk class path di java di gunakan bilamana anda ingin menjalankan aplikasi berbasis java karena untuk aplikasi java tidak sembarangan jalan di windows walaupun jdknya sudah di install, kenapa karena perlu adanya pendifisian classpath java di environment variabel windows agar windows dapat mengenali lokasi source pendukung aplikasi java semacam file dll di windows  .

langkah pertama klik kanan my computer lalu pilih properties kemiudian klik lalu klik tab advanced lalu klik environtment variabel 
langkahnya saya jabarkan di bawah ini
My Computer-klik kanan-Klik Properties-Klik advanced- klik environtment variabel
untuk windows xp dan windows seven hanya berbeda sedikit tapi sama, kalau sudah akan muncul tampilan di bawah ini.


 

gambar diatas yang pertama kita setting adalah user variabel kita buat baru user variabel kemudian ikuti gambar diatas ini,nah setelah new user variabel selajutanya pada sysem variabel kita tambahkan path alamat installasi java, langkah di atas dapat dilakukan bilamana anda sudah install jdk java nya dan anda tau alamat tujuan hasil installasi jdknya.

selanjutnya adalah mentest apakah setting variabel classpath java anda berhasil dengan cara buka command prompt dos anda lalu ketik javac dan bilamana berhasil akan muncul seperti gamabar dibawah ini.

 

















untuk tampilan diatas adalah tampilan menandakan seting anda berhasil bilamana setelah di ketik javac dan di enter tidak muncul seperti tampilah diaatas berarti anda belum beruntung cobalah sekali lagi he2 maksudnya ada coba seting ulang lagi dan perhatikan langkah setingnya dan ejaan tulisan serta path lokasi hasil installasi jdk anda .

Artikel Lainnya